Catatan Asep Haryono
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Koran Pontianak Post yang ke 42 (Empat Puluh Dua) Tahun pada tanggal 2 Februari 2015 , nanti Ibu ibu yang tergabung dalam Arisan keluarga Besar Pontianak Post mengunjungi para mantan redaksi dan karyawan Pontianak Post (Kamis, 29 Januari 2015) kemarin baik yang sudah berpulang maupun yang masih hidup. Tujuan dari kunjungan ini adalah mempererat tali silaturahmi dalam keluarga besar Pontianak Post yang diusahakan akan terus terbina sepanjang masa. Berikut laporannya
Rombongan ibu ibu Arisan Keluarga Besar Pontianak Post yang dipimpin oleh Ibu Evi Sukarti dan Ibu Tabrani Hadi memulai kunjungan mereka di rumah Bapak H.Halim R, beliau adalah mantan Pemimpin Redaksi yang paling senior sejak berdirinya harian ini saat masih menyandang nama “Akcaya”.
”Saya senang dengan kunjungan para ibu ibu ini, dan ini menandakan bahwa Pontianak Post masih ingat sama saya, dan saya merasa bagian yang tidak terpisahkan dan merupakan bagian dari Pontianak Post” kata pak H Halim R saat menerima kedatangan kami pagi itu.
Hadir bersama rombongan kami : Bu Salman, Bu Mahala, Bu Silvina , dan beberapa ibu ibu lainnya yang tergabung dalam Arisan Keluarga Besar Pontianak Post. Rumah beliau yang bercorak khas melayu dengan hiasan Lukisan cat minyak kreasi putranya, rumah Pak H. Halim R ini cukup teduh dan menambah kehangatan saat menerima kami di rumah beliau walaupun di luar udara cukup terik.
Menutup kunjungan perdana kami itu, diserahkan secara simbolis Buket Buah Buahan dan Kue Tart Ulang Tahun Pontianak Post yang ke 42 (Tahun) oleh Bu Tabrani.
Berpindah Pindah
Kunjungan kami yang kedua adalah rumah kediamannya Kak Amsiar. Beliau sudah pensiun dari Pontianak Post . Khusus untuk kunjungan yang kedua ini, jam menunjukkan nyaris sudah masuk pukul 12.30 WIB , matarhari sudah beranjak naik dan waktu makan siang sudah tiba.
Kesempatan itu tidak kami sia siakan untuk sekedar mengisi perut yang sudah kosong sejak dari pagi. Secara simbolis Bingkisan HUT ke 42 Tahun Pontianaik Post ini kemudian diserahkan secara simbolis oleh Bu Tabrani. Tidak lupa kami rombongan Keluarga Besar Pontianak Post tidak melewatkan diri untuk berfoto selfie bersama tuan rumah menjelang kunjungan berikutnya.
Kunjungan Ketiga adalah kunjungan yang cukup Dramatis. Saat rombongan sudah diterima di rumah kediaman Ibu Agusno Sumantri, kami diterima dengan penuh keharuan oleh Ibu Agusno Sumantri (Alm). Sambil terisak isak, Bu Agusno Sumantri menyatakan keharuannya saat menerima kunjungan kami.
“Ibu sedih karena ingat Almarhum bapak ya” kata Bu Evi Sukarti sambil menyodorkan Sapu Tangan putih bersih kepada Ibu Agusno Sumantri yang terus saja terisak isak meniitikan air maanya saat menerima bingkisan Hut Pontianak Post yang disampikan secara simbolis oleh Ibu Evie Sukarti.
Kunjungan yang ke Empat berikutnya adalah Rumah kediaman Bapak H. Nurdin Idris. Beliau dulu pernah menjabat sebagai Sekretaris Redaksi Pontianak Post hingga beberapa periode. Rombongan diterima oleh Ibu Nurdin Idris.
“Bapak sampai sekarang Alhamdulillah sehat,. Namun kondisi fisiknya yang 75 persen sudah terganggu karena komplikasi Jantung yang dideritanya, dan itu sudah diperkuat oleh keterangan dari Dokter Rumah Sakit di Kuching yang pernah merawatnya” kata Ibu Nurdin Idris.
Bingkisan HUT ke 42 Pontianak Post ini kemudian diserahkan secara langsung oleh Ibu Evi Sukarti. Menutup Kunjungan kami yang terakhir adalah rumah kediamannya Ibu Tauhid SH (Alm). (Asep Haryono).
Rombongan ibu ibu Arisan Keluarga Besar Pontianak Post yang dipimpin oleh Ibu Evi Sukarti dan Ibu Tabrani Hadi memulai kunjungan mereka di rumah Bapak H.Halim R, beliau adalah mantan Pemimpin Redaksi yang paling senior sejak berdirinya harian ini saat masih menyandang nama “Akcaya”.
”Saya senang dengan kunjungan para ibu ibu ini, dan ini menandakan bahwa Pontianak Post masih ingat sama saya, dan saya merasa bagian yang tidak terpisahkan dan merupakan bagian dari Pontianak Post” kata pak H Halim R saat menerima kedatangan kami pagi itu.
Hadir bersama rombongan kami : Bu Salman, Bu Mahala, Bu Silvina , dan beberapa ibu ibu lainnya yang tergabung dalam Arisan Keluarga Besar Pontianak Post. Rumah beliau yang bercorak khas melayu dengan hiasan Lukisan cat minyak kreasi putranya, rumah Pak H. Halim R ini cukup teduh dan menambah kehangatan saat menerima kami di rumah beliau walaupun di luar udara cukup terik.
Menutup kunjungan perdana kami itu, diserahkan secara simbolis Buket Buah Buahan dan Kue Tart Ulang Tahun Pontianak Post yang ke 42 (Tahun) oleh Bu Tabrani.
![]() |
| Saya dan Bapak H Halim R, mantan Pemred Pontianak Post di era taon 80 an, Beliau adalah mantan Pemred Pontianak Post yang paling dituakan. Foto Silvina/Sekred Pontianak Post |
![]() |
| Inilah paket paket Bingkisan yang akan diantar ke beberapa tujuan hari itu. Paket buah buahan dan sekotak Kue Tart Ulang Tahun Pontianak Post. Foto Asep Haryono |
Berpindah Pindah
Kunjungan kami yang kedua adalah rumah kediamannya Kak Amsiar. Beliau sudah pensiun dari Pontianak Post . Khusus untuk kunjungan yang kedua ini, jam menunjukkan nyaris sudah masuk pukul 12.30 WIB , matarhari sudah beranjak naik dan waktu makan siang sudah tiba.
Kesempatan itu tidak kami sia siakan untuk sekedar mengisi perut yang sudah kosong sejak dari pagi. Secara simbolis Bingkisan HUT ke 42 Tahun Pontianaik Post ini kemudian diserahkan secara simbolis oleh Bu Tabrani. Tidak lupa kami rombongan Keluarga Besar Pontianak Post tidak melewatkan diri untuk berfoto selfie bersama tuan rumah menjelang kunjungan berikutnya.
Kunjungan Ketiga adalah kunjungan yang cukup Dramatis. Saat rombongan sudah diterima di rumah kediaman Ibu Agusno Sumantri, kami diterima dengan penuh keharuan oleh Ibu Agusno Sumantri (Alm). Sambil terisak isak, Bu Agusno Sumantri menyatakan keharuannya saat menerima kunjungan kami.
“Ibu sedih karena ingat Almarhum bapak ya” kata Bu Evi Sukarti sambil menyodorkan Sapu Tangan putih bersih kepada Ibu Agusno Sumantri yang terus saja terisak isak meniitikan air maanya saat menerima bingkisan Hut Pontianak Post yang disampikan secara simbolis oleh Ibu Evie Sukarti.
Kunjungan yang ke Empat berikutnya adalah Rumah kediaman Bapak H. Nurdin Idris. Beliau dulu pernah menjabat sebagai Sekretaris Redaksi Pontianak Post hingga beberapa periode. Rombongan diterima oleh Ibu Nurdin Idris.
“Bapak sampai sekarang Alhamdulillah sehat,. Namun kondisi fisiknya yang 75 persen sudah terganggu karena komplikasi Jantung yang dideritanya, dan itu sudah diperkuat oleh keterangan dari Dokter Rumah Sakit di Kuching yang pernah merawatnya” kata Ibu Nurdin Idris.
Bingkisan HUT ke 42 Pontianak Post ini kemudian diserahkan secara langsung oleh Ibu Evi Sukarti. Menutup Kunjungan kami yang terakhir adalah rumah kediamannya Ibu Tauhid SH (Alm). (Asep Haryono).











cieeee ... ada yg mirip tuh phtonya ,,,upzzzzz,,hehehe
ReplyDeletesy baru silaturrahmi lg nih di blognya kg asep ,,, sp tw dpt bingkisan [arce jg ,,,hehe
Heiheie oala mas Fiu kembali merebut PERTAMAX di awal bulan Februari 2015 ini. Heihiehiee. Wah iya parselnya sudah siap,. Mau saya kirimkan fotonya ya hiehiehiheihee
Deletesaya tetapkan untuk kemiripan beliau berdua.
Deletewah kerumah abah halim juga ya bang...kebetulan saya juga sering berkunjung ke sana dan istri saya tergabung dalam seni rupa sama abah halim bang....ok deh semoga membawa manfaat kebaikan dunia akhirat silaturrahminya....salam buat pak halim....
ReplyDelete@Mbah Dinan : Iya. Selama ini saya tau dari video presentasi aja, dan sekarang saya berjumpa langsung dengan Legenda. sang Maestro yang masih sehat. Subhanallah. Beliau sangat bersemangat saat menerima kunjungan kami
Deletesalim buat pak halim
Deletesilahturahmi memang paling menyenangkan..karena ketemu banyak sosok luar biasa :)
ReplyDeleteIya benar sekali. MEmpererat tali Silaturahmi Insya Allah akan banyak berkahnya, Amin Ya Rabb
Deletekang asep juga luar biasa lho ya
DeleteAlhamdulillah
DeleteManfaat silaturahim mmg banyak dan postif ya, Pak.
ReplyDeleteTerharu dgn ibu yg teringat suaminya.
Beliau pasti seneng ya, merasa diperhatikan.
senengnya bagaikan dicubit wonder woman
Delete@Pipit Widya : Alhamdulillah. TErima kasih
Delete@Zach Flazz : Huaaaaaa
tali silaturahmi tetap terjaga yah kang biarpun udah ngga kerja bareng lagi.. bagus banget, semoga program kunjungan ke senior ini terus ada di galakan dan jadi contoh untuk yg lain :))
ReplyDeletekirain galak beneran
Delete@Ranii : Amiin
Delete@Zach Flazz : Heiiehiehiheee
Semakin sering silaturrahim membawa keberkahkan
ReplyDeleteaamiin, semoga kecipratan pahalanya
DeleteSemakin erap dengan mengenal lebih dekat dan tahu ya Kang bial berkunjung silaturahmi dengan senior seperti ini.
ReplyDeleteerap sama bial itu apa Mas?
Delete@Indra Kusuma Sejati : AMinnnnnnnnnnn
Delete@Zach Flazz : hadeuhhhhhhhh
Kita bisa banyak belajar dari pengalaman orang yang lebih senior dari kita ya Kang Asep dengan tetap menjalin tali silaturahim.
ReplyDeleteBtw selamat ulang tahun untuk koran Pontianak Post yang ke 42 tahun ya. Semoga Pontianak post bisa terus eksis dan tetap memberikan informasi kepada pembaca, khususnya pembaca yang berada di wilayah Pontianak. Happy Birthday Pontianak Post.
hepi berde kang asep
Delete@Mas Dory : Terima Kasih
Delete@Zach Flazz : Terima Kasih juga
komenku gak muncul *hisk*
ReplyDeleteYang Kang, silaturahim dengan senior kudu dijaga selalu selamanya. MOment yg luar biasa, betapa ekspresi haru dan kegembiraan yg sangat tulus kala menyambut kedatangan kita
Saya cek di SPAM tidak ada yang masuk ke sana mba. Ini komen juga nda pake Moderasi. Jadi bisa langsung tayang. Langsung muncul di permukaan. Hiehiehiee
Deletepermukaan wajah kulit kang asep banyak komennya ya
DeleteHahahahahaa
DeleteMau paketnya jugak dongs, Kaaaang :P
ReplyDeleteHieheihei mau paketnya ya mba Beby
DeleteBole bole. Nda pake lama ya
Pedes nda?
saya mau paket dikirim pake JNE
Deletehehehehhee
Deleteaku senang banget kalo disuruh silaturahmi krena akam mendatangkan rezeki :)
ReplyDeletebener banget
DeleteSejukkkkkkkkkk
DeleteKegiatan yang positif untuk tetap menjalin silaturahim.
ReplyDeleteSaya baru tahu Pontianak Post ini dulu Akcaya. Sewaktu di Ponti dulu saya sering beli Akcaya.
Oh ya wowwww
Delete